Sejuknya Wisata Alam Sesaot


Made dan Yusrin di Hutan Sesaot
(Dokumentasi Pribadi)
                   
Jalan Menuju Aik Nyet
(Dokumentasi Pribadi)


Alam menyuguhkan berbagai wujud keindahannya yang dapat dinikmati oleh siapapun. Berwisata di alam terbuka memberikan sensasi suasana yang alami dan asri. Selain itu, wisata alam adalah alternatif menarik untuk berwisata bersama keluarga. Suasana yang tenang membantu menyegarkan pikiran dan merilekskan tubuh dari aktivitas sehari-hari. Di samping itu, kita juga dapat mempelajari ilmu pengetahuan dari alam dan menyadarkan diri untuk bersyukur atas ciptaan Tuhan. 

Oleh karena itu, Wisata Alam Sesaot adalah salah satu pilihan objek wisata alam yang dapat dikunjungi saat berwisata di Lombok. Saat ini, Sesaot dijadikan sebagai kawasan hutan lindung yang ada di Lombok. Hal yang dapat dinikmati dari obyek wisata ini adalah hutan dengan pepohonan rindang, pemandian mata air, dan makanan-makanan khas Lombok. Hutan di kawasan ini menyuguhkan panorama yang indah. Udara di objek wisata ini juga terasa sejuk dan menyegarkan. Objek utama dari  kawasan ini adalah mata air Aik Nyet yang berlokasi di dalam hutan. Untuk mencapai objek tersebut, kita harus melewati hutan yang ditumbuhi berbagai tumbuh-tumbuhan dan pepohonan besar. Pepohonan yang menjulang tinggi adalah spot foto yang cukup bagus dan patut untuk dicoba. 


Saya dan Teman-Teman di Hutan Sesaot
(Difoto oleh Yusrin)
                   

Saya di Pepohonan Hutan Sesaot
(Difoto oleh Yusrin)
                   


Kemudian, kita juga dapat mendirikan tenda di kawasan hutan pada malam hari. Biasanya, hutan ini dijadikan sebagai tempat untuk perkemahan berbagai kegiatan. Selain itu, kita juga dapat menikmati outbond di kawasan Hutan Sesaot ini. Saat melewati hutan, kita akan disambut oleh aroma-aroma wangi dari beberapa warung yang berdiri di sekitar hutan. Makanan dan minuman hangat adalah senjata ampuh yang dijual oleh para pedagang. Namun, makanan utama yang dijual adalah sate bulayak. Makanan tersebut merupakan makanan khas Lombok yang menjadi favorit bagi para pengunjung. 


Saya dan Abie di Kawasan Gazebo
(Difoto oleh Yusrin)
                   

Sanah di Kawasan Gazebo dan Warung-Warung
(Dokumentasi Pribadi)
                   


Setelah menempuh kurang lebih 5 menit perjalanan, kita akan menemukan mata air yang berwarna kebiruan. Mata air tersebut bernama Aik Nyet yang artinya air dingin. Air dari mata air ini konon tidak pernah mengering walaupun pada musim kemarau. Mata air Aik Nyet juga dianggap suci karena berasal dari Gunung Rinjani. Air dari mata air tersebut ditampung di sebuah kolam yang tidak terlalu dalam, sekitar lutut orang dewasa. Kita bisa berenang di kolam tersebut dan menikmati dinginnya mata air Aik Nyet. Airnya yang jernih dan bersih membuat bebatuan di dasar kolam terlihat jelas. Ikan-ikan kecil juga terlihat berenang di tengah birunya air yang ada di kolam tersebut. 


Saya dan Teman-Teman di Pinggir Kolam
(Difoto oleh Yusrin)
                 

Saya dan Teman-Teman di Pinggir Kolam
(Difoto oleh Yusrin)
                 

Nazir dan Ayunan
(Dokumentasi Pribadi)

Fasilitas di kawasan objek wisata ini sudah cukup lengkap. Tempat parkir, toilet dan ruang ganti, musala, pos jaga petugas, tempat sampah, warung-warung, dan gazebo tempat beristirahat tersedia di Wisata Alam Sesaot. Tidak harus berenang, kita dapat menikmati keindahan di hutan ini dengan bermain ayunan, berfoto, dan menikmati makanan atau minuman hangat. Udara yang dingin setia menemani aktivitas berwisata kita selama di kawasan hutan. Jadi, dihimbau untuk para pengunjung agar menggunakan pakaian yang tebal agar tidak kedinginan. Selain itu, di sekitar kawasan objek wisata ini, terdapat juga beberapa penginapan yang cukup bagus. Lalu, ada juga paket wisata yang ditawarkan untuk mengitari Hutan Sesaot.

Jika penasaran dengan kesejukan Wisata Alam Sesaot, Anda bisa langsung berkunjung ke objek wisata ini. Wisata Alam Sesaot berada di Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Untuk menuju lokasi, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor. Jarak yang ditempuh kurang lebih 25 km dari Kota Mataram dengan 30 menit perjalanan. Biaya masuk obyek wisata ini hanya Rp5.000,00 untuk lokal dan Rp10.000,00 untuk wisatawan mancanegara. Kemudian, tarif parkir sepeda motor adalah Rp3.000,00 dan mobil sebesar Rp5.000,00. Lokasinya yang nyaman dan sejuk sangat cocok dijadikan sebagai tujuan menghabiskan waktu luang bersama keluarga. Saya memberi nilai 8,5 untuk Wisata Alam Sesaot. Jadi, sempatkanlah waktu Anda untuk merasakan sejuknya wisata alam ini. 

-Dari Saya
Instagram dan twitter : @dnalfb


Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDRALOKA: The Heritage Homestay

Museum Mini di Kawasan Keraton Yogyakarta