Display Patung Bregada Keraton (Dokumentasi Pribadi)
Halo readers, bagi kalian yang berdomisili di Jogja tentu sering mengunjungi Keraton Yogyakarta. Untuk kalian yang belum mengunjungi kediaman Sultan ini, jangan khawatir. Kali ini, saya akan membahas tentang salah satu objek yang ada di dalam Keraton. Jika penasaran dengan Keraton ini, please keep on reading.
Kawasan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat cukup luas sehingga ada beberapa objek di dalamnya. Salah satunya adalah kawasan inti sebagai tempat Sultan dan orang-orang Keraton melaksanakan upacara. Saat itu, saya dan teman-teman mengunjungi Keraton kawasan depan. Hal yang menarik ketika mulai memasuki kawasan ini adalah berdirinya dua ruangan di samping kiri dan kanan dari lorong yang menuju bagian dalam Keraton. Jadi, dua bangunan tersebut menyimpan patung-patung yang menggunakan pakaian khas dari Keraton. Nama dari kedua bangunan yang berfungsi menjadi museum tersebut adalah pengapit.
Ruangan tersebut menyerupai museum kecil yang tidak boleh dimasuki oleh pengunjung. Jadi, bagian luar bangunan dikelilingi oleh pagar pembatas. Bangunan itu terdiri dari dinding-dinding dan juga tiang-tiang sebagai penyangga. Selain itu, bangunan ini bagian luarnya terbuat dari kayu yang cukup menarik. Untuk memudahkan pengunjung melihat isi dari museum tersebut, maka dinding juga sengaja dibatasi oleh kaca yang tebal dan tembus pandang agar objek bisa terlihat jelas. Namun, untuk mengambil foto dari museum tersebut, kita harus bersabar dan setidaknya memiliki kamera dengan kualitas yang baik. Hal tersebut karena bayangan dari luar akan terpantul oleh kaca dari dinding.
Untuk ruangan sebelah kanan dari arah Keraton, di sana terdapat koleksi patung-patung yang memakai pakaian khas Keraton. Patung tersebut adalah prajurit-prajurit Keraton zaman dulu atau disebut sebagai Bregada. Patung-patung itu juga menggambarkan orang-orang Keraton pada zaman dulu. Nama-nama Bregada diantaranya Bregada Bugis, Bregada Surakarsa, Bregada Wirabraja, Bregada Dhaeng, Bregada Patangpuluh, Bregada Jagakarya, Bregada Prawiratama, Bregada Nyutra, Bregada Ketanggung, dan Bregada Mantrirejo. Kesepuluh prajurit ini digambarkan melalui display patung-patung tersebut dengan seragam dan senjatanya masing-masing.
Display Patung Upacara Tetesan
(Dokumentasi Pribadi)
Bangunan seberangnya menyimpan patung-patung yang menggambarkan tentang upacara-upacara peristiwa dalam hidup. Upacara tersebut adalah Upacara Tetesan atau upacara sunatan untuk perempuan, Upacara Agung Perkawinan Putri, dan Upacara Chinatan atau sunatan untuk laki-laki. Upacara Tetesan ini digambarkan dengan seorang anak perempuan yang memakai pakaian berwarna merah dengan dua orang pendamping perempuan yang terlihat sudah dewasa. Di belakang anak perempuan ada tempat tidur atau kasur yang berwarna putih.
Display Patung Upacara Agung Perkawinan Putri
(Dokumentasi Pribadi)
Kemudian, patung selanjutnya menggambarkan seorang wanita yang digendong oleh dua orang laki-laki. Upacara ini dilakukan untuk seorang wanita yang akan melangsungkan pernikahan pada masa itu. Kemudian, ada sebuah tempat tidur berwarna merah yang di sampingnya terdapat dua anak perempuan dengan pakaian berwarna hijau dan merah. Di belakangnya, terdapat dua pasang patung yang menggunakan pakaian khas untuk perempuan dan laki-laki.
Display Patung Upacara Chitanan
(Dokumentasi Pribadi)
Patung-patung ini menggunakan pakaian khas laki-laki. Kemudian, terlihat bahwa seorang anak laki-laki menggunakan pakaian yang berbeda dengan patung laki-laki dewasa. Terdapat dua patung laki-laki yang menemani anak tersebut. Di samping kiri dan kanannya terdapat payung berwarna kuning yang tertutup. Lalu, di belakang anak tersebut juga terdapat tempat tidur berwarna putih. Jadi, upacara ini adalah upacara bagi anak laki-laki yang disunat pada masa itu.
Itulah beberapa patung yang menggambarkan orang-orang Keraton pada masa itu. Mulai dari prajurit hingga contoh upacara yang dilakukan pada masa Keraton digambarkan dengan beberapa patung yang cukup tertata. Penataan patung yang menyebar dan rapi membuat pengunjung dapat melihat isi museum dengan nyaman.
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau Keraton Yogyakarta sebenarnya merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang kini berlokasi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamatnya di Jalan Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Keraton Jogja ini berdekatan dengan Malioboro, Museum Sonobudoyo, dan Taman Sari. Di depan Keraton Jogja terdapat Alun-Alun Utara dan di belakangnya terdapat Alun-Alun Selatan. Tiket masuk dikenakan biaya sebesar Rp5.000,00 untuk masyarakat lokal, wisatawan domestik sebesar Rp7.000,00., dan wisatawan mancanegara sebesar Rp12.500,00. Fasilitas di Keraton Jogja sudah lengkap dan tersedia warung-warung kecil yang berjualan makanan. Selain itu, di sekitar Keraton juga terdapat aksesoris-aksesoris seperti baju, sandal, blangkon, dan mainan tradisional yang dijual di halaman samping Keraton.
-Dari Saya
Instagram @dnalfb
Twitter @dnalfb
|
Komentar
Posting Komentar