Caliber Boutique Coffee House, Kedai Kopi Para "Army"

Cappucino dan Kopi Hitam
(Dokumentasi Pribadi)
                   "Tiada rasa yang menghangat kecuali kopi yang pekat. 
                     Tiada malam yang melekat tanpamu yang memikat."


Hai para pecinta kopi, ada kabar menarik untuk kalian semua. Ada kedai kopi yang unik nih di Yogyakarta. Nah, jika penasaran, lihat informasinya yuk !

Pada umumnya, kedai kopi tentu menyuguhkan racikan kopi terbaik untuk pelanggannya sebagai nilai jual utama. Namun, tidak dengan kedai kopi yang satu ini. Mengutamakan kenyamanan pelanggan dengan menjual suasana yang cukup menarik, membuat kedai ini sedikit berbeda dengan kedai kopi lainnya. Caliber Boutique Coffee House, siapa sangka kedai kopi yang dikombinasikan dengan butik ini membuat pelanggan baru sedikit kebingungan dengan letak kedainya. Berlokasi di Jalan C Simanjuntak 65B, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta, kedai ini tepat berada di seberang PAND’S. Namun, obyek pertama yang akan kalian lihat yaitu "Butik Commando Chapter II". Posisi kedai berada tepat lantai dua dari butik tersebut. Jadi, selain bisa menikmati kopi, pengunjung juga bisa mencuci mata ataupun berbelanja di butik.

Papan Nama Caliber Coffee
(Dokumentasi Pribadi)

Kemudian, untuk menuju kedai, kita bisa melewati tangga yang berada di halaman butik ataupun melalui tangga di dalam butik. Halaman di depan butik juga dipergunakan sebagai tempat parkir kendaraan. Berhubung halamannya tidak begitu luas, disarankan untuk menggunakan sepeda motor agar bisa menempati tempat parkir. Mobil tidak direkomendasikan karena lahan tidak cukup luas. Mungkin hanya bisa menampung satu mobil saja.


Tempat Pembuatan Kopi
(Dokumentasi Pribadi)

Mengusung tema army, kedai kopi ini sangat menarik perhatian. Dilihat dari namanya saja “caliber” seperti nama senjata, suasana kedai kopi ini membuat pengunjung layaknya berada di medan perang. Interiornya sudah sangat mendukung dengan dinding-dinding yang hanya menampilkan batu-bata. Kemudian, wallpaper dinding juga dihiasi oleh gambar para tentara yang sedang membawa senjata. Beberapa kursi juga terlihat seperti kaleng minyak bekas dan kayu-kayu yang menambah suasana medan perangnya. Lantai yang terbuat dari kayu ditambah lagi warna yang digunakan cukup gelap, membuat unsur mencekam jadi lebih hidup. Tak ketinggalan, senjata asli tergantung rapi di beberapa sudut kedai ini. Selain itu, baju-baju bercorak army yang juga terpajang di dinding semakin menguatkan tema militer di Caliber Coffee. Namun, menurut saya pengaplikasian tema tersebut lumayan tanggung. Ada baiknya, furniture yang bercorak army lebih ditambahkan agar tema tersebut lebih terasa.

Bagian dalam Kedai Kopi
(Dokumentasi Pribadi)

Kedai kopi ini sangat mengerti kebutuhan mahasiswa. Jadi, untuk "budak-budak laprak" atau kalian yang hanya ingin nongkrong, tempat ini sangat cocok dan nyaman untuk mengerjakan tugas. Area bagian luar Caliber Coffee cukup luas untuk smoking area dan cocok untuk menikmati suasana jalanan C Simanjutak dari ketinggian. Selain itu, kedai ini juga menyediakan toilet, wifi gratis, dan beberapa stopkontak di area luar maupun dalam untuk charge battery. Untuk menikmati suasana yang lebih warm, sepertinya lebih nyaman berada di area dalam karena lebih banyak lampu-lampu dan ada AC juga.

Kedai kopi yang buka pada pukul 12.30-24.00 WIB ini menyediakan menu tidak hanya kopi tetapi juga berbagai minuman lain dan makanan ringan seperti susu, jus, dan dessert. Menurut saya, rasa dari kopinya sama saja seperti kopi-kopi yang dijual oleh kedai kopi lain. Harga minuman dan makanan di tempat ini mulai dari Rp17.000,00 hingga  Rp53.000,00. Harga tersebut cukup pas di kantong mahasiswa. Caliber Coffee ini sangat cocok dikunjungi pada malam hari karena suasananya lebih hangat dan tenang. Namun, saat itu, saya dan teman saya kebetulan mengunjungi kedai kopi ini pada malam hari dan pengunjungnya lumayan sepi. Saya hanya menemukan satu orang pengunjung yang sedang memainkan laptopnya. Jadi, saya hanya bertiga yang mengunjungi Caliber Coffee ini. Suasana yang cukup sepi membuat kedai kopi ini sedikit creepy. Ditambah dengan pintu tepat di belakang saya duduk beberapa kali terbuka dengan sendirinya. Entah karena angin ataupun makhluk lain, saya tidak perduli. Hal itu cukup membuat saya sedikit ketakutan. Jadi, jika kalian adalah orang yang lebih suka keramaian, ada baiknya mengunjungi kedai kopi ini pada siang hari. Hal itu agar kalian bisa menemukan pengunjung yang lebih ramai. Nilai untuk Caliber Coffee adalah 8 dari 10 poin. Cukup keren dalam mengambil tema dan tempatnya juga nyaman untuk kalangan anak muda. "Nah, udah pada ngopi belum ? Diem diem bae, ngopi ngapa ngopi." Jangan lupa ngopi ya guys. Bye, see you on my next story !

-Dari Saya
Instagram @dnalfb
Twitter @dnalfb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INDRALOKA: The Heritage Homestay

Museum Mini di Kawasan Keraton Yogyakarta

Sejuknya Wisata Alam Sesaot