Membunuh Lapar di Hungry Dory
![]() |
| Papan Nama Kedai Hungry Dory (Dokumentasi Pribadi)
Halo foodie, jika perut kalian terasa lapar, tidak usah gundah gulana, saya punya solusinya. Makan enak porsi banyak bisa ditemukan di sebuah kedai bernama Hungry Dory. Tempat ini adalah sebuah resto atau kedai minimalis yang menjual makanan elit tetapi simple dan mengenyangkan. Mengenai rasa ataupun harga, jangan khawatir para mahasiswa. Ini masih cocok untuk lidah kampung dan kantong kita. Wah, bisa menjadi opsi penyelamat akhir bulan nih kawan. Jika penasaran makanannya seperti apa, so, let's reading to know it !
First of all, mari kita menelaah menu dari kedai ini. Jadi, Hungry Dory menjual empat varian makanan. Pertama, ada Dory Bites yang memiliki delapan jenis pilihan topping atau saus. Di antaranya matah, dabu-dabu, geprek, teriyaki, salted egg, bolognese, mozarella, dan dory bokek. Kedua, ada Katsu A La Carte yang memiliki pilihan varian dengan Dory Bites tetapi tidak dengan dory bokek. Selanjutnya, ada Pahe Dory Bites dan Pahe Dory Katsu yang juga memiliki varian topping sama dengan makanan lainnya. Ketika saya berkesempatan mengunjungi kedai ini, saya dan teman saya mencoba dua jenis dari makanannya yaitu Dory Bites dan Katsu A La Carte.
Katsu A La Carte Teriyaki
(Dokumentasi Pribadi)
Dory Bites Geprek Cabai 7
(Dokumentasi Pribadi)
Ketika pesanan saya datang, penampakan dari kedua makanannya cukup menarik dan menggungah selera. Satu wadah berisi nasi yang cukup bahkan hampir penuh 80%. Kemudian, di atasnya diberi telur dadar yang dicincang dan didampingi oleh katsu ataupun dory bites dengan masing-masing topping. Perbedaan katsu dan bites adalah bentuk dari dagingnya. Katsu merupakan daging dengan balutan tepung yang dipipihkan. Lalu, bites berupa daging dengan balutan tepung juga tetapi dipotong kecil-kecil sebesar dadu. Kedua daging kemudian digoreng hingga matang. Ketika saya mencicipi Katsu Teriyaki, rasanya sama dengan bumbu teriyaki pada umumnya. Namun, hal yang mencengangkan adalah di saat mulai menggigit dagingnya yang renyah dan bersuara krenyes. Crispy dan garing gitu loh gais. Akan tetapi, menurut penelitian lidah saya, dagingnya di luar ekspektasi yang saya bayangkan. Saya mengira bahwa dagingnya adalah ikan dory tetapi malah daging ayam :( Sedikit kecewa sih. Namun, hal itu tidak membuat saya berhenti untuk mengunyah. Jujur, rasa dari dagingnya sangat cocok di lidah kampung saya dan nasinya juga cukup banyak. Meski luar daging renyah, tekstur dalam daging sangat lembut dan tidak alot. Cukup mudah dikunyah dan dicerna oleh usus halus dan usus besar anak kos. Akan tetapi, tingkat keberuntungan diri saya pada saat itu tidak pada posisi normal. Naasnya, saya mendapati seekor semut yang tidak berdaya menempel pada bawang dari saus teriyaki makanan saya. Hampir termakan tetapi dengan sigap mata saya tertuju pada makhluk Tuhan yang kecil itu. Cukup tragis ya kawan-kawan. Mungkin kalian harus berhati-hati ketika makan di sini meski menurut saya kedainya cukup bersih tetapi makanannya perlu dicek juga.
Kemudian, teman saya memilih Dory Bites Geprek Cabai 7. Secara penampakan, cabai mendominasi wadah makanannya. Berbeda dengan geprek lainnya, daging ayam crispy tersebut dipotong seperti dadu lalu digeprek. Teman saya merasakan kepedasan yang hakiki. Ia berpendapat bahwa itu adalah geprek cabai 7 terpedas yang pernah dia coba. Jadi, untuk pecinta pedas, sangat direkomendasikan untuk mencoba "geprek" di kedai ini. Jika tidak suka pedas, ada varian lain yang memang tidak banyak menggunakan cabai atau merica bahkan ada juga yang tidak pedas.
Wadah Makanan Hungry Dory
(Dokumentasi Pribadi)
Foto di atas merupakan wadah berbentuk kubus untuk setiap makanan yang disajikan. Warna yang mendominasi adalah warna kuning dan sedikit tambahan warna putih sebagai tempat menulis nama pelanggan. Cukup unik, tulisan-tulisan yang ditulis oleh pelayannya cukup menarik. Wadahnya seperti terbuat dari karton yang anti air, entahlah saya kurang tahu persis jenisnya. Akan tetapi, itu bisa menampung makanan sekitar satu piring dan mampu menjaga makanan agar tidak tembus ke luar. Jika bagian atas box dibuka, akan terlihat seperti bunga yang mekar karena bagian sisi atasnya membentuk empat buah segi 6 di setiap sisinya. Packaging yang cukup simple tetapi tetap berfungsi dengan baik dan juga menarik.
Mas Ganteng Selaku Juru Masak
(Dokumentasi Pribadi)
Selain menjual makanan, kedai ini juga menyediakan minuman seperti teh serta tambahan extra topping. Fasilitas di kedai ini cukup nyaman dan lengkap ditambah dengan tema industrial style yang membuat suasana kedai seperti minimalis dan santai. Harga makanan dan minuman yang dijual cukup ekonomis yaitu berkisar Rp5.000,00 hingga Rp22.000,00. Satu hal, saya masih belum menemukan toilet di kedai ini. Mungkin pilihannya adalah kalian bisa mencari toilet di toko sebelah kedai atau di Galeria Mall. Nah, jika tertarik untuk mencoba makan di kedai ini, silahkan kunjungi Hungry Dory. Lokasinya di Lapangan Parkir Timur Galeria Mall, tepatnya di Jalan Prof. Herman Yohanes, Yogyakarta. Kedai ini berada di deretan kedai-kedai makanan lainnya. Lebih tepatnya di samping kedai Mi Aceh. Kalian bisa membunuh lapar di kedai ini setiap hari pada pukul 11AM - 10PM. Selain membunuh lapar, kalian juga bisa melihat mas ganteng yang menggoreng daging untuk pelanggannya :) Jangan lupa follow instagram Hungry Dory dan juga saya yaitu @hungrydoryid dan @dnalfb.
Pesan saya di episode kali ini adalah "makanlah dulu sebelum mandi" tidak mandi tidak mati, tidak makan nanti mati :D So, jangan lupa makan !
-Dari Saya
Instagram @dnalfb
Twitter @dnalfb
|





Komentar
Posting Komentar